Tempatnya Berbagai Info Penulis

Iklan

Jumat, 31 Maret 2017

Pengertian, Tujuan, Struktur, Ciri Kebahasaan, Jenis, dan Contoh Narrative Text


Pengertian Narrative Text

Narrative text is a text is an imaginative stroy. Teks narrative merupakan adalah teks yang menceritakan  cerita imaginatif. Cerita dalam narrative text merupakan cerita fiksi, ceritanya bisa berupa fabel, mitos, dan cerita-cerita fiksi lainnya. Jika kita merujuk pada wikipedia narrative text adalah “ a narrative or story is any report of any report of connected events, real or imaginary, presented in a sequence of written or spokken words, or still or moving images or both.” Yang jika diartikan artinya sebuah narasi atau cerita yang setiap kejadiannya terhubung, baik nyata maupun imajinasi, yang disajikan dalam urutan kata-kata tertulis atau lisan, atau gambar bergerak/diam, atau keduanya. Namun jika kita meujuk ada kamus bahasa inggris narrative text berarti “(1) a spoken or written account of connected events a story. (2) the narrated part of a literaty woek, as distinct from dialogue. (3) the practice or art of narration.” Artinya (1) sebuah cerita baik terucap atau tertulis tentang peristiwa-peristiwa yang berhubungan. (2) bagian yang diceritakan dalam sebuah karya sastra, berbeda dengan dialog. (3) praktik atau seni bercerita.
Jika kita simpulkan maka arti dari narrative text adalah teks yang berisi cerita yang saling berhubungan baik itu tertulis maupun tidak tertulis.

Tujuan Narrative Text

Tujuan atau Social Function dari narrative text adalah untuk menghibur pembaca atau pendengar dengan menyajikan sebuah cerita yang diakhiri dengan penyelesaian, dan juga adanya pesan moral.
Struktur Narrative Text
Seperti halnya teks lainnya narrative text juga memiliki struktur, struktur narrative text ini antara lain orientation, complication, resolution, dan re-orientation. Namun ada hal khusus untuk yang re-orientation, struktur ini boleh ada boleh juga tidak dalam sebuah Narrative text.

-Orientation

Bagian ini berisi mengenai cerita seperti apa, siapa tokohnya, kapan cerita terjadi, dan dimana cerita tersebut terjadi.

-Complication

Bagian kedua ini yaitu Complication. Pada bagian ini permasalahan pada tokoh mulai muncul/mulai terjadi dan berkembang.

-Re-orientation

Bagian ini boleh ada boleh tidak dalam narrative text. Isinya merupakan pernyataan penutup cerita. Bisa berisi mengenai pesan dari cerita tersebut ataupun saran.

Ciri Kebahasaan

Narrative text memiliki beberapa ciri bahasa antara lain :
- Menggunakan verb jenis past, bisa past tense, past continuous, past perfect, atau juga bisa past future.
- Memakai nouns sebagai kata ganti untuk cerita. Misal : The princess, the king, dan lain sebagainya.
- Memakai adjectives yang membentuk noun phrase. Misalnya : short brown hair, two monkeys, dan lain sebagainya.
-Memakai Time Connective dan Conjunctions untuk mengurutkan suatu kejadian, seperti: after, before, and then, dan lain sebagainya.
-Menunjukkan adverb dan adverbial phrase untuk menunjukkan lokasi peristiwa. Misalnya : here, in the forest, dan lain sebagainya.

Jenis Jenis Narrative Text

1.Folklore

Folklore atau yang jika dibahasa indonesiakan artinya cerita rakyat, yakni cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat, dan disampaikan dari mulut ke mulut. Contohnya seperti Bawang Merah Bawang Putih.

2.Legend

Legend (legenda) merupakan sebuah narrative text yang menceritakan tentang asal usul terjadinya suatu hal. Contoh dari legenda adalah Candi Prambanan, Tangkuban Prahu, dan lain sebagainya.

3.Myth

Myth atau mitos ialah narrative text yang menceritakan tentang mitos atau kepercayaan, biasanya bercerita tentang makhluk-makhluk halus atau kepercayaan-kepercayaan bangsa tertentu. Contohnya ialah Rati Nyai Roror Kidul

4.Fabel

Fabel adalah cerita yang tokohnya adalah binatang dan menyerupai perilaku manusia. Fabel merupakan cerita fiksi, contohnya banyak sekali bisa anda sebutkan lah !!

5.Fairy tale

Fairy tale merupakan cerita yang didalamnya terdapat tokoh peri. Contoh Cinderella, Pinokia dan lain sebagainya.

Contoh Narrative Text

Jaka Tarub and Seven Angels
Once upon a time there was a widow who lived in the village of Dadapan.  She had a son whose name was Jaka Tarub.  Dadapan village was close to a wood so Jaka Tarub liked to go to the wood.  He liked hunting for animals with his blowpipe.
One day when he was in the wood he saw a beautiful rainbow and he saw seven angels went down through it.  He came closer and searched for them.  The seven angels were swimming and taking a bath in a lake.  Jaka Tarub looked at them while hiding behind trees.  When they had finished taking a bath, they flew through the rainbow to heaven.
The next day he saw the same thing again.  This time Jaka Tarub had an idea.  He searched for their dress and when he found them he took one of them.  As they had finished swimming and taking a bath, they looked for their dress.  One of them could not find her dress.  Her friends had to come back to heaven so they left her.  She was crying while staying in the water.  Jaka Tarub approached her.
‘Why are you crying lady?’
‘I lose my dress so I cannot go home’
‘Where is your home?’
‘I live in heaven.  I’m an angel.  My name is Nawang Wulan.  But I lose my dress so I cannot fly anymore’
‘I you don’t mind I will take my mother’s dress for you’
‘OK, please do’
‘Wait for me here, I’ll be back’
Then Jaka Tarub went home to take her mother’s dress and gave it to Nawang Wulan.  He asked her to stay at her house with his mother.  Not long after that Jaka Tarub married Nawang Wulan.
As an angel Nawang Wulan had spiritual power.  She had ability which far above human being.  She could cook rice with just a bar of rice and when it had done the bowl will be full of rice.  But there was one condition.  The bowl must not be opened before it has done.  Jaka Tarub was very surprised with her wife’s ability. He was very curious about it.  So when Nawang Wulan was away he opened the bowl.  Consequently Nawang’s spiritual power disappeared.  She had to cook as ordinary human being.
Several months later Nawang Wulan gave birth to a beautiful baby girl.  Her name was Nawang Sih.  The birth of Nawang Sih added happiness to Jaka Tarub and Nawang Wulan.
Since Nawang Wulan could not cook efficiently anymore, she needed more rice than usual.  The stock of rice in their store room diminished rapidly.  Then one day when she took rice there she was very surprised.  Nawang Wulan found her angel dress.  It was hidden there under piles of rice.  She immediately wore it and talked to Jaka Tarub.
‘My dear husband, now I know what you did to me’
‘Forgive me, my dear.  I admit that I did this because I love you’
‘I love you too.  But now I find my dress.  I must come back to heaven.  I am an angel.  My place is not here.  I have to go now’.
‘How about Nawang Sih?  She needs you’‘I will leave her but don’t worry.  I will take care of her.  Anytime she needs me I will be here.  For that purpose please build a tower. When Nawang Sih cries put her there then call my name. I will come immediately.  But I will be invisible to you.  Good bye dear’
Then Jaka Tarub built a tower behind his house.  Every time Nawang Sih cried he would put her there.  Nawang Wulan would come and take care of Nawang Sih.



Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back To Top