Tempatnya Berbagai Info Penulis

Iklan

Jumat, 23 Juni 2017

Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Sistem Ekonomi


Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi diambil dari 2 kata yakni sistem dan ekonomi. Sistem diambil dari bahasa Yunani Systema yang berarti keseluruhan dari bermacam-macam bagian. Ekonomi sendiri merupakan ilmu sosial  yang mempelajai tentang kehidupan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya ntuk mencapai kesejahteraan.
Dengan 2 kata tersebut bisa disimpulkan bahwa sistem ekonomi adalah suatu cara atau mengorganisasi segala aktivitas eknonomi dalam masyarakat baik yang dilakukan oleh pemerintah atau pihak swasta berdasarkan prinsip tertentu guna mencapai kesejahteraan.
Berikut beberapa pendapat menurut para ahli :
-Gilarso
Sistem ekonomi adalah keseluruhan tata cara untuk mengoordinasikan perilaku masyarakat (para produsen, konsumen, pemerintah dan sebagainya) dalam menjalankan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, investasi, dan sebagainya) sehingga terbentuk kesatuan yang teratur dan dinamis, dan kekacauan dapat dihindari.
-Gregory Grossman dan M. Manu
Sistem ekonomi adalah sekumpulan komponen-komponen atau unsur-unsur yang terdiri dari atas unit-unit dan agen-agen ekonomi, serta lembaga-lembaga ekonomi yang bukan saja saling berhubungan dan berinteraksi melainkan juga sampai tingkat tertentu yang saling menopang dan mempengaruhi.
-McEachern
Sistem ekonomi adalah seperangkat mekanisme dan institusi untuk menjawab pertanyaan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduski.
-Chester A Bermand
Sistem ekonomi adalah suatu kesatuan yang terpadu yang secara kolestik yang didalamnya ada bagian-bagian dan masing-masing bagian memiliki ciri dan batas tersendiri.
-Dumatry
Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur dan terjalin hubungan ekonomi antar sesama manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu ketahanan.

Fungsi Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi memiliki peran yang sangat vital bagi pereknonomian negara. Fungsi eknonomi antara lain :
1.Sebagai penyedia dorongan untuk berproduksi
2.Berfungsi dalam mengkoordinasi kegiatan individu dalam suatu perekonomian
3.Sebagai pengatur dalam pembagian hasil produksi diseluruh anggota masyarakat agar dapat terlaksana seperti yang diharapkan
4.Menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang dan jasa berjalan dengan baik

Macam-Macam Sistem

1.Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional adalah suatu sistem ekonomi dimana organisasi kehidupan ekonomi dijalankan menurut kebiasaan, tradisi masyarakat secara turun-temurun dengan mengandalkan faktor produksi apa adanya, dan bersifat sederhana.
Ciri-Ciri :
-Belum adanya pembagian kerja yang jelas
-Memiliki ketergantungan pada sektor pertanian
-Ikata tradisi bersifat kekeluargaan sehingga kurang dinamis
-Teknologi produksi masih sederhana
Kebaikan :
-Bersifat kekeluargaan dan gotong royong antar masing-masing individu dalam memenuhi kebutuhannya
-Pertukaran secara barter dilandasi rasa kejujuran daripada keuntungan
Keburukan :
-Masyarakat dengan pola pikir statis
-Hasil produksi yang terbatas sebab hanya menggantungkan faktor produksi alam dan tenaga kerja secara apa adanya

2.Sistem Ekonomi Komando/Terpusat (Sosialis)

Sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi dimana pemerintah sebagai pemegang dominan dalam mengatur kegiatan ekonomi.
Ciri-ciri :
-Kegiatan perekonomian dari produksi, distribusi, dan konsumsi serta harga ditetapkan oleh pemerintah
-Hak perorangan atau swasta tidak diakui, sehingga kebebasan individu dalam berusaha tidak ada.
-Alat-alat produksi dipegang oleh pemerintah
Kebaikan :
-Pemerintah lebih mudah dalam melakukan pengawasan dan pengendalian
-Semua kegiatan ekonomi masyarakat ditanggung oleh pemerintah
-Perencanaan pembangunan lebih cepat direalisasikan
Keburukan :
-Adanya pemasungan daya kreasi masyarakat sehingga hampir semua inisiatif dan inovasi diprakarsai pemerintah
-Masyarakat tidak dijamin untuk memilih dan menentukan jenis pekerjaan serta memilih barang konsumsi yang dikehendaki
-Terdapat pasar gelap yang diakibatkan adanya pembatasan yang terlalu ketat oleh pemerintah
-Pemerintah bersifat paternalistis, artinya aturan ditetapkan oleh pemerintah seluruhnya benar dan harus dipatuhi

3.Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis)

Sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi yang menghendaki kebebasan yang seluas-luasnya bagi setiap individu untuk melakukan tindakan ekonomi tanpa campur tangan dari pemerintah
Ciri-ciri :
-Kebebasan pihak swasta/perorangan untuk melakukan kegiatan ekonomi diakui
-Diakuinya memiliki barang modal (barang kapital)
-Dalam melakukan tindakan ekonomi dilandasi semangat untuk mencari keuntungan sendiri
Kebaikan :
-Adanya persaingan sehingga mendorong kemajuan usaha
-Kesempatan pihak swasta luas karena campur tangan pemerintah hanya sedikit
-Produksi didasarkan pada permintaan pasar atau kebutuhan masyarakat
-Pengakuan hak milik oleh negara mendorong semangat usaha masyarakat
Keburukan :
-Rawan akan adanya praktik persaingan tidak sehat
-Rawan akan terjadinya monopoli
-Timbulnya paktik tidak jujur

4.Sistem ekonomi campuran


Sistem ekonomi campuran merupakan gabungan dari beberapa sistem ekonomi yang diambil positifnya, guna mengurangi kekurangan yang ada.
Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back To Top