Tempatnya Berbagai Info Penulis

Iklan

Minggu, 20 September 2020

Pengertian ,Manfaat, Bentuk, Jenis, Faktor, dan Kebijakan Perdagangan Internasional

Pertumbuhan ekonomi yang begitu pesat telah mendorong semakin beragam dan banyaknya kebutuhan masyarakat dunia. Akan tetapi, tidak semua negara mampu memenuhi semua kebutuhan masyarakatnya. Negara hanya mampu menyediakan kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat. Ada pula negara yang mampu memproduksi suatu barang yang tidak dibsa diproduksi oleh negara lain karena lebih maju dalam menguasai teknologi.

Karena adanya kelebihan suatu negara yang tidak dimiliki negara lainnya, hal ini yang mendorong terjadinya perdagangan internasional. Perdagangan internasional akan menguntungkan antara satu negara dengan negara lainnya karena saling melengkapi. Berikut ini adalah penjelasan dari perdagangan internasional.

Pengertian ,Manfaat, Bentuk, Jenis, Faktor, dan Kebijakan Perdagangan Internasional

Pengertian ,Manfaat, Bentuk, Jenis, Faktor, dan Kebijakan Perdagangan Internasional


Pengertian Perdagangan Internasional

Ada banyak sekali pengertian atau definisi dari perdagangan internasional yang dikemukakan oleh para ekonom. Tetapi secara sederhana, perdagangan internasional adalah kegiatan jual beli barang atau jasa yang saling menguntungkan antara satu negara dengan negara lainnya.

Mungkin banyak kita sering mendengar seperti impor beras, impor bawang, dan ekspor rempah-rempah. Itu merupakan contoh dari perdagangan internasional dengan kegiatan menjual barang keluar negeri yang disebut dengan ekspor atau membeli barang dari luar negeri disebut impor.

Bentuk Perdagangan Internasional

Bentuk perdagangan internasional berdasarkan pada negara yang terlibat terdiri atas tiga jenis, yakni  :

-Perdagangan Bilateral

Sesuai namanya “bi” yang berarti dua, perdagangan bilateral adalah perdagangan yang dilakukan oleh dua negara. Contohnya perdagangan antara Indonesia dengan Jepang

-Perdagangan Regional

Perdagangan Regional adalah bentuk perdagangan internasional yang melibatkan negara-negara dalam suatu kawasan geografos tertentu. Contoh perdagangan regional antar Negara  di Kawasan ASEAN

-Perdagangan Multilateral

Perdagangan Multilateral adalah perdagangan internasional yang dilakukan oeh antar negara yang tidak dibatasi oleh kawasan geografi tertentu. Negara yang terlibat biasanya lebuh dari 2 negara dan posisi negara yang terlibat tidak selalu berdekatan. Contoh perdagangan multilateral adalah perdagangan yang dilakukan antar negara-negara PBB.

Jenis Perdagangan Internasional

Ekspor : kegiatan menjual barang atau jasa dari dalam negeri untuk dijual ke luar negeri.

Impor : kegiatan membeli barang atau jasa dari luar negeri ke dalam negeri.

Barter : kegiatan tukar menukar barang satu sama lain. Barter dilakukan dengan penentuan nilai barang terlebih dahulu, kemudian dibayar dengan barang yang nilainya sama dan disepakati.

Konsinyasi : Penjualan dengan cara barang yang hendak dijual dititipkan di pasar internasioanl sambil menunggu adanya pembeli.

Border Crossing : perdagangan yang terjadi di negara yang saling berbatasan dan berdasarkan suatu perjanjia tertentu.

Manfaat Perdagangan Internasional

Dengan adanya perdagangan internasional, justru hal ini menguntungkan suatu negara karena bisa mendapatkan apa yang mereka tidak bisa produksi. Tujuan utama dari perdagangan internasional adalah mendapatkan keuntungan. Hal ini menandakan bahwa perdagangan internasional memang memberikan manfaat kepada negara-negara yang terlibat. Berikut adalah manfaat dari perdagangan internasional :

1.Mendapatkan atau memenuhi kebutuhan barang atau jasa suatu negara

Suatu negara pastinya memiliki sumber daya yang berbeda-beda. Akibatnya Negara tidak akan mampu atau kekurangan dalam memproduksi suatu barang atau jasa agar dapat memenuhi kebutuhannya. Karena itu untuk memenuhi kebutuhan barang atau jasa tersebut perlu melakukan perdagangan internasional dengan negara yang memiliki kelebihan dalam produksi barang atau jasa tersebut.

2.Meningkatkan persahabatan antar negara

Perdagangan internasional dapat menciptakan hubungan persahabatan antar negara yag terlibat. Jika hubungan terjalin dengan baik, maka dapat meningkatkan hubungan persahabatan antar negara.

3.Menambah devisa suatu negara

Dengan adanya penjualan barang ke luar negeri (ekspor), maka mata uang asing akan masuk ke dalam negeri. Semakin banyak kegiatan ekspor, maka semakin banyak pula devisa yang masuk.

4.Mendorong peningkatan hasil dari produksi

Perdagangan internasional dapat memperluas pasar konsumen sampai ke luar negeri. Jika pasar semakin luas, maka produksi akan terdorong untuk semakin meningkat.

5.Bisa mendorong majunya ilmu pengetahuan dan teknologi

Perdagangan internasional memungkinkan suatu negara untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi negara lain.

Faktor Pendorong dan penghambat perdagangan Internasional

a.Faktor pendorong perdagangan internasional

Suatu negara yang melakukan perdagangan internasional kebanyakan karena ada faktor yang mendorong mereka untuk melakukan perdagangan internasional. Berikut adalah faktor pendorong perdagangan internasional :

-Perbedaan SDA yang dimiliki oleh negara

-Perbedaan faktor produksi yang dimiliki oleh negara

-Perbedaan hasil produksi

-Perbedaan pada harga hasil produksi

-Perbedaan selera setiap negara

Faktor pendorong yang ada karena adanya keperbedaan, hal ini terjadi karena disetiap negara memiliki situasi dan kondisi yang berbeda terutama dalam bidang IPTEK.

b.Faktor penghambat perdagangan internasional

Untuk melakukan perdagangan internasional setiap negara harus memenuhi syarat dan aturan tertentu. Juga setiap negara harus memiliki kelebihan atau hal-hal yang tidak dimiliki oleh negara lain. Akan tetapi, tidak semua negara memenuhi syarat dan aturan serta memiliki hal-hal yang tidak dimiliki oleh negara lain yang menjadikan negara tersebut tidak bisa melakukan perdagangan internasional. Hal ini menunjukkan bahwa perdagangan internasional juga terdapat beberapa hambatan. Berikut adalah hambatan yang terjadi di perdagangan internasional :

-Pemahaman terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi masih rendah

-Tingkat kualitas barang ekspor rendah

-Kualitas sumber daya manusia yang berperan dalam tenaga kerja sangat rendah

-Peraturan atau regulasi yang kurang mendukung

-Sistem pemasaran yang dilakukan kurang baik

Kebijakan perdagangan Internasional

Larangan impor : Larangan impor adalah kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah untuk melaran mutlak masuknya barang atau komoditas tertentu ke dalam negeri

Larangan ekspor : Larangan ekspor adalah kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah untuk melarang hasil produksi atau jasa dijual ke luar negeri

Tarif atau Bea Masuk : tarif atau beca masuk adalah pajak atau biaya yang dibebani pada setiap barang yang melintasi daerah pabean

Premi : premi adalah bonus atau apresiasi dari pemerintah yang bentuknya adalah uang yang diberikan kepada produsen yang berprestasi atau mencapai target produksi yang ditetapkan pemerintah

Dumping : dumping adalah kebijakan diskriminasi harga secara internasional. Hal ini dilakukan dengan menjual di luar negeri tetapi dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga di dalam negeri

 

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back To Top