Tempatnya Berbagai Info Penulis

Iklan

Selasa, 13 Oktober 2020

Pengertian, Ciri, Penyebab Muncul, dan Bentuk Masyarakat Multikultural

Indonesia yang kaya akan keberagaman suku, golongan, agama dan bahasa. Membuat Indonesia menjadi negara yang multikultural. Hal ini diharuskan setiap masyarakat di Indonesia mempunyai sikap toleransi agar bisa menerima perbedaan yang ada di masyarakat. Jiwa dan sikap toleransi harus ditanam pada setiap diri individu di masyarakat, karena keberagaman yang sangat banyak bisa saja membuat konflik yang bisa muncul kapan saja.



Pengertian Masyarakat Multikultural

Multikultural berasal dari kata multi dan culture. Multi artinya banyak atau lebih dari dua dan culture artinya kebudayaan. Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang punya kebudayaan lebih dari dua. Masyarakat multikultural tersusun atas berbagai budaya yang menjadi sumber kestabilan masyarakat multikultural. Keberagaman budaya ini berfungsi mempertahankan dasar integritas sosial masyarakatnya.

Menurut Nasikun dalam Sistem Sosial Indonesia (2004), masyarakat multikultural adalah masyarakat yang bersifat majemuk sejauh masyarakat tersebut struktural mempunyai subkebudayaan

Jika mengkaitkan dengan negara Indonesia yang mempunyai semboyan Bhinneka Tunggal Ika, tidak hanya beragam pada suku bangsa saja. Juga pada agama, bahasa, dan golongan. Acuan utama masyarakat indonesia yang multikultural adalah multikulturalisme, pandangan yang mengakui dan menerima keperbedaan dalam kesederajatan baik individual maupun kebudayaan masyarakat.

Ciri-ciri Masyarakat Multikultural

Masyarakat memiliki ciri-ciri multikultural adalah sebagai berikut :

1.Syarat kemajemukan

2.Berpegang teguh pada nilai toleransi, sikap menerima dan menghormati perbedaan

3.Masyarakat bermoral terhadap keberagaman, demokratis, dan lebih mengembangkan empati terhadap orang lain

4.Menghargai diri sendiri dan orang lain dari berbagai keberagaman suku dan budaya

5.Masyarakat yang beragam cenderung memiliki standar nilai yang berbeda yang diwujudkan melalui perilaku individu atau masyarakat

6.Masyarakat relatif sering terjadi konflik karena banyaknya keberagaman

7.Adanya dominasi politik oleh kelas tertentu

Penyebab Munculnya Masyarakat Multikultural

1.Faktor Geografis

Faktor geografis menjadi faktor pertama masyarakat multikultural bisa terbentuk. Dimana kondisi geografis yang membagi masyarakat yang menempati daerahnya sendiri sehingga membuat satu kesatuan yang berbeda beda. Satu kesatuan tersebut disatukan dengan ikatan emosional mereka sendiri, dan juga mengembangkan bahasa, budaya, dan kepercayaan.

2.Pengaruh Budaya luar

Indonesia memiliki lokasi yang strategis yaitu antara samudra pasifik dan samudera hindia. lokasi yang strategis ini juga menjadi pengaruh indonesia mengalami multikultural atau keberagaman suku, budaya, dan agama.

3.Kondisi Iklim

Kondisi iklim dan lingkungan hidup juga mempengaruhi dan menjadi faktor penyeban munculnya masyarakat multikultural. Ada masyarakat yang mengandalkan sawah, mengandalkan laut untuk kebutuhan kesehariannya. Perbedaan curah hujan dan kesuburan tanah juga menciptakan kondisi ekologi yang berbeda beda.

4.Kelompok suku bangsa yang beragam

Kelompok suku bangsa yang beragam membuat masyarakat multikultural muncul

Bentuk Masyarakat Multikultural

Berdasarkan komunitas etnis, J.S. Furnivall membedakan masyarakat dalam empat bentuk yaitu :

a.Masyarakat majemuk dengan komposisi yang seimbang, masyarakat ini terdiri atas sejumlah komunitas yang mempunyai kekuatan yang seimbang.

b.Masyarakat majemuk dengan mayoritas yang dominan, masyarakat ini terdiri atas sejumlah komunitas dengan kekuatan yang tidak seimbang.

c.Masyarakat majemuk dengan minoritas yang dominan, etnis minoritas di masyarakat ini memiliki keunggulan daripada mayoritas sehingga mendominasi pada kehidupan ekonomi dan politik di masyarakat.

d.Masyarakat majemuk dengan fragmentasi, masyarakat ini terdiri atas kelompok etnis kecil sehingga tidak ada masyarakat yang mempunyai posisi dominan dalam kegiatan politik dan ekonomi. 

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back To Top