Tempatnya Berbagai Info Penulis

Iklan

Rabu, 23 Februari 2022

Pengertian, Bentuk, dan Faktor Penyebab Perubahan Sosial

 


Pengertian Perubahan Sosial

Manusia merupakan makhluk dinamis yang senantiasa mengalami perubahan dan perkembangan. Salah satu perubahan yang dialami adalah perubahan sosial. Perubahan itu terjadi karena sifat alami manusia yang selalu tidak puas akan apa yang diperoleh atau dicapainya, sehingga ingin terus mencari sesuatu yang baru.

Perubahan sosial adalah peralihan yang merubah tata kehidupan masyarakat yang berlangsung terus menerus dan tidak akan pernah berhenti. Perubahan ini terjadi karena ketidaksesuaian diantara unsur-unsur sosial yang berbeda di dalam kehidupan masyarakat, sehingga menghasilkan pola kehidupan baru yang berbeda dari sebelumnya.

Beberapa ahli mengemukakan pendapat terkait Perubahan Sosial, diantaranya :

1. Selo Soemardjan

Perubahan Sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk didalamnya nilai, sikap, dan pola perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

2. Parsudi Suparlan

Perubahan Sosial merupakan perubahan dalam struktur sosial dan pola hubungan sosial yang didalamnya mencakup sistem status, hubungan keluarga, sistem politik, dan kekuasaan ataupun penduduk.

3. John Lewis Gillin dan John Philip Gillin

Perubahan Sosial adalah suatu variasi dari cara hidup yang diterima akibat adanya perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, maupun karena adanya difusi dan penemuan baru dalam masyarakat.

4. Max Weber

Perubahan Sosial adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat adanya ketidaksesuaian unsur-unsur.

5. Robert H. Lauer

Perubahan Sosial adalah perubahan dalam segi fenomena sosial di berbagai tingkat kehidupan manusia, mulai dari tingkat individual hingga tingkat dunia.

Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial

1. Dilihat dari Waktunya

a. Perubahan Sosial Secara Lambat (Evolusi)

Perubahan sosial secara lambat atau dikenal dengan istilah evolusi adalah perubahan sosial yang memerlukan waktu lama dan rentetan-rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti secara lambat. Ciri evolusi adalah seolah-olah perubahan tersebut tidak terjadi, dan biasanya tidak mengakibatkan disintegrasi kehidupan. Evolusi terkadi dengan sendirinya secara alami, tanpa rencana atau kehendak tertentu. Contoh evolusi adalah perubahan dalam hal mata pencaharian dari zaman purba hingga sekarang, mulai berburu dan meramu sampai zaman modern saat ini.

b. Perubahan Sosial Secara Cepat (Revolusi)

Revolusi adalah perubahan sosial yang berlangsung dalam waktu yang cepat, serta menyangkut hal-hal yang mendasar dalam kehidupan masyarakat. Contoh Revolusi adalah Revolusi Industri di Britania Raya tahun 1760-1856 yang terjadi perubahan besar-besaran dibidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi dan teknologi serta memiliki dampak yang cukup besar pada kehidupan sosial, ekonomi dan budaya dunia.

2. Dilihat dari Pengaruhnya

a. Perubahan Sosial Kecil

Perubahan sosial kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial namun tak membawa pengaruh yang berarti bagi masyarakat. Perubahan sosial kecil tidak mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Contohnya perubahan tren model rambut.

b. Perubahan Sosial Besar

Perubahan sosial besar membawa pengaruh yang berarti pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Contohnya industrialisasi.

3. Dilihat dari Perencanaannya

a. Perubahan yang Direncanakan

Perubahan yang direncanakan adalah perubahan yang diperkirakan atau direncanakan oleh pihak-pihak (agent of change) yang menginginkan perubahan sosial di masyarakat. Contohnya adalah rencana Pembangunan Nasional.

b. Perubahan yang Tidak Direncanakan

Perubahan yang tidak direncanakan adalah perubahan yang berlangsung tanpa dikehendaki oleh masyarakat dan diluar jangkauan pengawasan. Perubahan jenis ini terjadi karena suatu kejadian yang tak terduga, contohnya bencana alam seperti banjir yang dapat merubah kehidupan masyarakat karena rumahnya terendam banjir.

Faktor yang Menyebabkan Perubahan Sosial

1. Perubahan Jumlah Penduduk

Ketika jumlah penduduk berubah akan merubah pola kehidupan masyarakat. Semakin besar jumlah penduduk, semakin banyak pula permasalahan yang akan dihadapi daerah tersebut. Selain itu pertumbuhan penduduk dapat mempengaruhi ketersediaan lahan yang ada. Sebaliknya semakin sedikit penduduk, menyebabkan terjadinya kekosongan pembagian kerja dan stratifikasi sosial yang mempengaruhi lembaga-lembaga kemasyarakatan.

2. Penemuan Baru

Penemuan baru dapat mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Contohya penemuan listrik yang membawa dampak besar dalam masyarakat, dengan ditemukannya listrik sistem penerangan berubah dari awalnya hanya lilin atau obor menjadi lampu listrik.

3. Konflik Sosial

Konflik sosial dapat menyebabkan perubahan sosial karena melibatkan masyarakat didalamnya. Konflik sosial dapat terjadi karena adanya perbedaan pendapat, perbedaan kepentingan, dan kecemburuan sosial. Dari konflik ini dapat menghasilkan budaya atau fenomena sosial baru.

4. Pemberontakan atau Revolusi

Pemberontakan atau revolusi dapat mempengaruhi tatanan kehidupan sosial masyarakat. Pemberontakan sendiri berarti usaha untuk menentang dan mengubah tatanan atau sistem yang sedang berlangsung. Perubahan tatanan ini akan berdampak pada munculnya tatanan baru di masyarakat.

5. Perubahan Lingkungan Alam

Lingkungan alam berkaitan dengan perilaku penduduk. Contohnya pada daerah dingin, maka masyarakat akan lebih sering memakai pakaian tebal daripada pakaian tipis.

6. Peperangan

Perang akan membawa perubahan kehidupan utamanya bagi pihak yang kalah. Karena pemenang akan memaksakan kebudayaannya kepada pihak yang telah ditaklukan.

7. Pengaruh Kebudayaan Lain

Masuknya budaya lain (asing) dapat memicu perubahan sosial dalam masyarakat. Kebudayaan dalam masyarakat memiliki kecenderungan untuk saling mempengaruhi satu sama lain.

Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back To Top